Sunday, 26 May 2013

7 Penyandang cacat yang luar biasa di ajang pencarian bakat

Tidak ada yang sempurna di dunia ini. Namun, kekurangan yang ada bukan untuk disesali karena kita bisa banyak belajar dari kekurangan yang ada untuk menjadi sosok yang lebih baik.
Seperti halnya 7 orang ini, keterbatasan fisik bukanlah halangan mereka untuk berkarya, decak kagum hingga tangis haru dari para penonton mengiringi kehebatan mereka, kekurangan menjadi motivasi mereka untuk membuktikan siapa sebenarnya mereka. 


1. Yohana Febrianti, X-Factor Indonesia 2013
Keterbatasan fisik tidak menghalangi langkah seseorang untuk meraih prestasi. Ini juga yang dialami Yohana Febianty. Gadis tuna netra ini terus melangkah pada babak audisi final nasional X Factor Indonesia, bersaing dengan orang normal lainnya. Joe menunjukkan sesuatu yang berbeda. Ketika masuk ke panggung, Joe mesti dituntun oleh salah seorang kru.
Kondisi itu membuat tiga juri, Bebi ”Romeo”, Rossa, dan Ahmad Dhani bertanya-tanya. Joe pun menjelaskan kepada dewan juri bahwa kedua matanya tidak bisa melihat, akibat penyakit Glaukoma yang dideritanya. Seketika itu, empati ditunjukkan lewat ekspresi ketiga dewan juri. Tapi, ketiga juri kembali dibuat terhenyak ketika melihat penampilan Joe saat menyanyikan lagu Listen, yang pernah dipopulerkan Beyonce.
Dari awal lagu, suara ”berat” Joe sudah mampu mengundang kekaguman mereka yang menyaksikan X-Factor. Sempat ada ”insiden”, dimana ketika menginjak bagian reff, Joe kehilangan fokus karena menangis. Melihat kejadian itu, penonton secara spontan bertepuk tangan untuk menyemangati gadis berusia 22 tahun tersebut. Kemampuannya menjangkau nada-nada tinggi mendapat applaus dari penonton yang menyaksikan secara langsung di studio.
Bisa ditebak, ketiga dewan juri pun sepakat untuk meloloskan Joe ke babak selanjutnya. Bebi pun terlihat emosional melihat penampilan Joe saat itu. ”Mulai sekarang, kalau ada orang yang menghina kamu, suruh dia telpon saya,” kata Bebi yang dikenal sebagai pencipta lagu-lagu laris di tanah air ini.


2. Lius, Master Chef Indonesia 3, 2013
Meski memiliki kekurangan karena merupakan penderita tuna rungu, Lius kontestan Master Chef Indonesia season 3 banyak membuat orang kagum. Bahkan Desi, Jawara Master Chef Indonesia mengaku salut dengan keahlian memasak yang dimiliki Lius.
Terlihat di tayangan audisi Master Chef Indonesia Season 3, beberapa waktu lalu, peserta berkacamata muncul dengan signature dish-nya. Dia juga membawa sebuah karton bertuliskan “Maaf saya anak tuna rungu, tapi jangan khawatir saya bisa membaca gerakan bibir”. Sontak, dia menarik perhatian ketiga juri Master Chef Indonesia Season 3, yakni Chef Degan, Chef Marinka, dan Chef Arnold.
"Saya kagum dan salut, ketika melihat aksi Lius dalam memasak, walaupun menderita tuna rungu tapi punya kemampuan yang luar biasa," ucap Desi MasterChef Indonesia, Menurutnya, dengan memiliki keterbatasan itulah membuat Lius bisa menyemangatkan dirinya untuk bisa bertarung di kompetisi memasak MasterChef Indonesia. Terlebih, skill memasaknya pun sudah terlihat ketika mengolah masakan yang diberikan oleh ketiga juri, baik itu Chef Degan, Marinka, serta Arnold.
“Lius itu punya spirit yang tinggi dalam memasak dan itu tidak dimiliki kontestan lainnya, sebab untuk bisa menghasilkan masakan yang baik maka harus punya passion memasak yang tinggi pula," sambung Chef Marinka. Dengan hadirnya Lius, maka bisa menjadi batu loncatan bagi banyak orang. Meski memiliki kekurangan, tetapi Lius bisa jadi contoh teladan untuk siapapun.
"Lihat saja Lius, dia memiliki kekurangan tapi kekurangan itu tak pernah diperlihatkan. Yang terlihat adalah kemampuan memasaknya yang luar biasa," tutupnya.


3. Heni Candra Hidayah, Indonesia Got Talent 2010
Salah satu diantara sekian banyak orang cacat yang memiliki segudang prestasi adalah Heni Candra Hidayah. Siswi kelas XII jurusan Kejuruan Musik-SLBN A Pajajaran Bandung ini berprestasi di bidang tarik suara. Salah satu prestasi terbaik yang ia raih adalah Top 12 dalam ajang pencarian bakat Indonesia Got Talent 2010 yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi swasta terkemuka. Sederet prestasi lain yang ia peroleh adalah juara pertama Lomba Kreativitas Siswa khusus Tuna Netra tingkat Provinsi yang diselenggarakan oleh Dinas Provinsi Jawa Barat, juara Harapan 1 Lomba Tarik Suara tingkat Nasional di Surabaya, juara kedua Lomba Baca Puisi dalam rangka Hari Anak Nasional dan juara ketiga Lomba Baca Al-Qur’an Braile tingkat Nasional di Cirebon.
Lahir dari keluarga yang secara ekonomi bisa dibilang ‘biasa saja’ serta dengan kondisi fisik yang tidak sempurna. Justru inilah yang menjadi alasan mengapa ia bersemangat dalam menjalani kehidupan ini. “Saya ngak mau orang lain hanya mengasihani saya, saya ingin orang lain menghargai saya sama seperti kepada orang normal lainnya. Saya ingin orang melihat saya karena prestasi yang saya raih, bukan karena ia kasihan melihat saya tidak bisa melihat”, ujarnya dengan nada lantang.
Perempuan yang lahir di Bandung, Agustus 1990 ini telah menetap di Panti Sosial Bina Netra (PSBN) Wyata Guna Bandung sudah hampir 8 tahun lamanya Saat ini Heni tengah sibuk dengan kegiatan belajarnya karena sebentar lagi ia akan melaksanakan Ujian Akhir Nasional. Ia berharap, setelah lulus SMA ini, ia dapat melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. “Saya ingin masuk UIN (Universitas Islam Negeri-red), saya nanti akan masuk Fakultas Dakwah karena saya memiliki cita-cita untuk menjadi seorang guru di sekolah dan mengajarkan anak-anak untuk mengaji”, ucapnya.. “Ya saya nantinya ingin membantu teman-teman tuna netra lainnya untuk selalu giat belajar dan menyemangati mereka bahwa walaupun kita tidak bisa melihat, tetapi kita juga punya kelebihan lain", ucapnya.


4. Ridho Kusuma, Audisi Indonesian Idol 2012
Sebagai satu-satunya kontestan tunanetra di babak eliminasi 1, Ridho kusuma boleh berbangga hati menapaki panggung eliminasi 1 dan bersaing dengan para peserta lain yang tampil nyaris sempurna.
Pemilik nama lengkap Ridho Kusuma ini membawakan tembang 'Lagu Kita', lagu yang sama yang ia persembahkan di babak audisi. Mendapat dukungan dari keluarga, terutama sang kakak membuat Ridho cukup percaya diri ketika tampil dihadapan juri Triple A. Tak hanya itu, para kontestan lainnya pun menyaksikan murid SLB ini unjuk kebolehan.
Tak jelek memang, namun sayang ia tak lolos ke babak eliminasi selanjutnya. "Aku bersyukur sudah bisa sampai disini, kepada semua yang telah mendukung aku aku ucapkan terima kasih, buat orang tua dan keluargaku aku sayang kalian," ujarnya datar usai turun dari panggung.
Indonesian Idol memang selalu memberikan kesempatan bagi yang tidak memiliki kesempurnaan fisik untuk menunjukkan bakat mereka. Ini terbukti, bahwa ajang ini tak pilih kasih, pilih status, maupun pilih kasta.


5. Siti Halimah, Finalis Dangdut Mania 2007
Tukang Pijat Tunanetra Berubah Jadi Selebriti, wanita ini menyingkirkan dua pesaingnya di final Dangdut Mania. Banyak jalan menuju Roma. Rasanya, pribahasa lawas itu cukup dalam untuk memadankan bagaimana Dangdut Mania yang tayang di layar kaca TPI telah mengubah nasib seorang tukang pijat tunanetra menjadi orang yang populer layaknya selebriti. Medianya, tentu saja, lewat Kontes Musik Dangdut.
Adalah Siti Halimah, ibu beranak satu yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang pijat kelahiran Pati, 24 September 1972, yang telah membuktikan kebenaran pribahasa Banyak Jalan Menuju Roma, tadi. Lewat program variety music show, Siti Pijit begitu nama panggung yang dilekatkannya telah menjelma sebagai seorang pesohor gara-gara melantunkan musik dangdut.
Di acara puncak Grand Final Dangdut Mania, Siti berhasil menyingkirkan dua kompetitornya Jupri Asong dan Agus Kenek. Siti dinisbatkan sebagai jawara setelah meraup polling SMS pemirsa sebanyak 38,62 persen. Sementara Jupri Asong dan Agus Kenek masing-masing mengumpulkan 32,72 persen dan 28,66 persen SMS. Berkat popularitasnya di mata pemirsa TPI itu, Siti Pijat berhak menggondol uang sebesar Rp 50 juta.


6. Fiersha Hanifah, Mamamia Show 2007
Fiersha Haniha, kisah gadis belia penderita tuna netra di acara Mamamia Show. Dengan kekurangannya, ia berusaha menggapai cita-citanya menjadi penyanyi terkenal. Meski ejekan "buta" seringkali ia terima dari teman sebaya saat jajan di warung depan rumahnya. "Aku mulai menyanyi sejak umur dua tahun," katanya penuh percaya diri.
Fiersha memang gadis yang diberi kekurangan. Tapi itu bukan halangan. Bersama ibunya, Mama Ace, ia sering mengikuti lomba menyanyi di Bandung. Hingga kini, 9 piala dari lomba nyanyi sudah ia koleksi. Kehebatan Fiersha bukan hanya nyanyi. Pendidikan pun, Fiersha tak mau kalah dengan anak-anak normal. Buktinya ia bersekolah di sekolah menengah pertama (SMP) umum di Bandung, meskipun dengan bantuan huruf braille.
Sebelumnya, ketika Fiersha lahir Mama Ace merasa malu, karena puterinya diberi kekurangan. Apalagi, Fiersha anak pertamanya. Enam bulan lamanya Mama Ace sedih dan kecewa. Hingga akhirnya ia tersadar, di balik kekurangan Fiersha, ternyata Tuhan menitipkan sebuah anugerah teramat indah. "Sekarang aku berusaha untuk mendukung keinginan Fiersha. Dia salah satu permata hatiku. Kalau menyanyi adalah dunia yang ingin ia tekuni, aku akan selalu mendukung," kata Mama Ace.


7. Yana Mulyana, Radio Show 2012
Kang Yana Mulyana, dengan keterbatasannya menyandang tuna daksa, beliau sangat ahli dalam memainkan gitar, simak saja skil permainan gitar beliau dari Jimi Hendrix hingga Yngwie Malmsteen, membuat decak kagum penonton di sekitarnya. Bolehlah saya menyebut beliau sebagai "Dewa Gitar Sejati"


Katakanlah: "Dia-lah Yang menciptakan kamu dan menjadikan bagi kamu pendengaran, penglihatan dan hati". (Tetapi) amat sedikit kamu bersyukur.
(QS. Al-Mulk:23)



videos by: youtube.com

7 Penyandang cacat yang luar biasa di ajang pencarian bakat
sources:
http://indramufarendra.wordpress.com/
http://www.okefood.com/
http://www.kaskus.co.id/
http://www.indonesianidol.com/
http://www.infoanda.com/
http://manzaboy.blogspot.com/
http://indramufarendra.wordpress.com/
bilamana ada kesalahan, mohon di ralat, terima kasih

Ditulis Oleh : Buret Hari: 05:19 Kategori:

Comments
35 Comments

35 komentar:

  1. Ternyata keterbatasan pisik tidak menghalangi untuk berprestasi.... terimakasih sudah berbagi kawan

    ReplyDelete
    Replies
    1. terima kasih juga telah berkunjung mang.

      Delete
  2. benerbanget mas Yono Karyono tuh .. memang keterbatasan tidak menghalangi mereka untuk berprestasi .. semoga mereka tetap menjadi orang yang lebih baik dan lebih berprestasi

    ReplyDelete
    Replies
    1. iy mas semoga mereka lebih bersprestasi lagi

      Delete
  3. semua keren-keren mas, yang saya salut yang chef itu lho kok ya punya keahlian dalam hal memasak punya pasiion tinggi pula, belum lagi yang pede ikut konteskan indo idol, apalagi yang radio show bisa nggitar ynguwi dan jimmy hendrik keren banget mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iy mas, Lius memang koki hebat, sayangnya dia harus tersisih dari kompetisi. wah iy ya saya salah ketik Yngwie, terima kasih mas

      Delete
    2. top banget mas, teruskan menggali data biar tulisannya tambah banyak

      Delete
  4. MasyaAllah,,keterbatasan takmenjadikan mereka menyerah untuk menggapai impiannya..
    kita wajib bersyukur bagi yang diberi kesempurnaan.
    mereka memang super2 mas, apalagi yang nomor 7 tuh, saya aja kesusahan maenin musik yngwie malmsteen,

    ReplyDelete
    Replies
    1. jadi pengen belajar rising force

      Delete
    2. hehehe pasti kan raja gitar akan muncul dan pengen gitar seperti ynwie kok gak pengen jimmy hendrik mas ?

      Delete
    3. mas Fian, sama mas, saya juga masih kesulitan memainkan lagu Yngwie, terutama yang Rising Force nya itu, susah, wkk

      Mas Agus, mungkin karena keduanya legenda dewa gitar yang berbeda aliran mas

      Delete
    4. mas agus : jimi hendrix dapatkan soulnya sulit mas..beliau itu pahlawan gitar menurut saya,,

      mas buret : paul gilbert juga sulit mas, haha

      Delete
    5. kalau sulit boleh lah di pelajari

      Delete
  5. Walau berkekurangan dari segi fisik, tapi punya kelebihan di bakat dan talenta nya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iy mas Daniel, mereka hebat-habat

      Delete
  6. ada kelebihan dibalik ketidak sempurnaan yang telah ditakdirkan oleh Allah

    ReplyDelete
    Replies
    1. karena Allah maha adil kang, terima kasih telah berkunjung kang

      Delete
  7. Pokoknya top semua deh , yang punya blog juga top

    ReplyDelete
    Replies
    1. walah salah mas, kebalik ini, yg top ya para komentatornya.

      Delete
  8. hai berkunjung...........
    aku nyari nyari buku tamu ga ketemu

    ReplyDelete
    Replies
    1. buku tamunya saya sematkan di atas mba, terima kasih telah berkunjung ya mba

      Delete
  9. Ya Allah .....luar biasa semangatnya. mereka tidak malu dan tetap mensyukuri nikmat Nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. semoga kita selalu bersyukur atas nikmat-Nya ya mba, terima kasih telah berkunjung mba Indah, semangat & sukses selalu ya mba

      Delete
  10. jadi kenapa kita yang terlahir lengkap dan sempurna harus menjadi orang yang lemah dan mudah mengeluh....coba pikir, kenapa coba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. iy kang, kita sering mengeluh karena keadaan, sedang di sana sebenarnya masih ada yang tak sempurna, kurangnya rasa bersyukur membuat kita lemah & mudah mengeluh, terima kasih kang untuk komentarnya

      Delete
  11. Sip Keren...
    Memereka mampu membuktikan, bahwa kekurangan mereka bukan jadi penghalang untuk mereka berprestasi

    ReplyDelete
  12. Subhanallah ..
    Di balik kekurangan, selalu ada kelebihan ..

    ReplyDelete
  13. semuanya akan indah pada waktunya.. semangat mereka luar biasa.

    ReplyDelete
  14. Memang luar biasa bro...

    ReplyDelete
  15. Ada kekurangan dan ada kelebihan, saya yakin selain nama-nama diatas masih banyak lagi orang-orang yang memiliki kelebihan dibalik kekurangannya.
    Semoga kita (saya) bisa menjadi orang yang pandai bersyukur. Amin.

    ReplyDelete
  16. kekuaranga mereka tak dapat mematahlan semangat mereka.. saya salut sama mereka !

    ReplyDelete
  17. Justru orang-orang yang mempunyai kekurangan malah diberi kelebihan olehNya, kita yang sudah diberi kesempurnaan harusnya selalu bersyukur dan pantang menyerah... makasih mas udah share :)

    ReplyDelete
  18. .. subhanaallah,, aq angkat 2 jempol buat mereka semua. cz kekurangan mereka tidak membuat patah semangat. seandenya aq kayak mereka,, aq belum tentu bisa seperti mereka. salut banget aq ..

    ReplyDelete
  19. Neh aq jg punya link tmenku cacat tp mahir maen gitar...
    http://m.youtube.com/watch?v=UUXoMK1sxm0

    ReplyDelete

 

baca juga artikel yang lain

About Me

My Photo
Terima kasih telah berkunjung

Traffic Rank